Kamis, 08 Mei 2008

Penyebab datangnya serangga bug



Hallo pembaca dan blogger dinusantara, sudah lama tidak posting nich, maklum lagi belum dapat inspirasi, ehm.... baik disini nanti kita akan mengulas sedikit tentang sebab musabab datangnya serangga manis bernama "BUG", bug sendiri sudah pernah kita bahas diposting ini. pada dasarnya penyebab datangnya bug dalam membuat suatu program sangat beragam, nah disini saya akan mengulas sedikit. Dan yang pasti sang serangga ini sangat memuakkan bagi para programer. Kesalahan yang sering terjadi adalah kesalahan sintak, kesalahan logika pemrograman, kesalahan range nilai, kesalahan looping tanpa henti, dan masih banyak lainnya, saya hanya memaparkan yang sering saya alami, disini saya akan mengulas tentang kesalahan sintak dan kesalahan logika.

1. Kesalahan sintak, pada dasarnya kesalahan ini cukup mudah ditangani, namun demikian jangan dibayangkan akan mudah dalam mengatasinya, karena jenis kesalahan ini tergantung dari ketelitian, kejelian dari programer sendiri, dan mayoritas kesalahan sintak ini adalah kesalahan dari penulisan code programnya, misalnya writeln ditulis wroteln,jelas ini menyebabkan program tidak akan berjalan. analoginya seperti ini, suatu saat kita akan mengatakan "selamat malam" kepada seorang turis lewat penerjemah kita, tentunya kita akan mengatakan kepada penerjemah kita dengan kata "selamat malam", dan sang penerjemah akan mengatakan kepada turis "good night", tapi mungkin gara-gara lidah kita kecantol sate waktu mengatakan "selamat malam" kepada penerjemah, sehingga kita tidak mengucapkan "selamat malam" malah kita keliru mengatakan "selamet malang", nah disini sang penerjemah pasti akan menanyakan kembali kata-kata kita.Intinya adalah kita salah dalam memberi perintah, sehingga compiler tidak mengerti dan bingung akan menerjemahkan kedalam bahasa mesin.





2. Kesalahan logika, nah kesalahan ini adalah yang paling sulit diperbaiki, mengapa?, karena proses pencarian letak kesalahannya sulit. sebagai analoginya, banyak orang tahu bahwa air yang direbus sampai seratus derajat celcius akan terbebas dari bakteri, ketika ternyata diminum oleh anggota keluarga ada yang sakit perut, semua anggota keluarga bingung, dimana letak penyebab sakit perut?, bukankah air yang direbus sampai mendidih sudah terbebas dari bakteri?. jawabanya adalah kenyataanya bisa saja ada bakteri tertentu yang bisa bertahan dengan suhu seratus derajat celcius. Lalu apa anggota keluarga itu ada yang tahu tentang bakteri yang masih ada pada air yang sudah direbus tersebut?, mungkin tidak, sampai mungkin ada dokter atau peniliti memberi tahu. Seperti halnya dalam dunia programer, seorang programer mungkin akan berpikir bahwa program yang ditulisnya sudah benar, namun waktu program dijalankan terjadi error, programer sudah terlanjur percaya akan apa yang ditulisnya adalah codenya benar, namun apa?, setelah ditanyakan keprogramer senior barulah tahu bahwa ketahuan masalahnya.

Semoga bermanfaat (Mizz u raza)


Tidak ada komentar: